Petani Desa Latukan yang tergabung dalam Kelompok Tani Rukun Makmur melaksanakan kerja bakti pada Senin pagi, 12 Januari 2025, dengan melakukan pembuatan tanggul sederhana menggunakan terpal dan plastik fiber sebagai langkah antisipatif untuk mencegah luapan air ke lahan pertanian.
Kegiatan ini dilaksanakan di sejumlah titik persawahan yang rawan tergenang akibat tingginya curah hujan dalam beberapa hari terakhir. Para petani secara gotong royong memasang terpal dan plastik fiber yang diperkuat dengan tanah serta material penahan lainnya untuk mengarahkan aliran air agar tidak meluber ke petak sawah.
Salah satu Perwakilan Kelompok Tani, Bapak Jiari, menyampaikan bahwa penggunaan terpal dan plastik fiber dipilih karena mudah didapat, fleksibel, serta dapat dipasang dengan cepat sebagai solusi sementara dalam kondisi darurat. Upaya ini dinilai efektif untuk menahan aliran air dan mengurangi risiko genangan yang dapat merusak tanaman padi.
Selain membangun tanggul, para petani juga membersihkan saluran air di sekitar sawah untuk memastikan aliran air tetap lancar. Seluruh kegiatan dilakukan secara swadaya dengan melibatkan anggota kelompok tani dan petani setempat.
Melalui kerja bakti ini, para petani berharap tanaman padi tetap terjaga dan risiko gagal panen dapat diminimalkan. Mereka juga berharap adanya perhatian dan dukungan dari pihak terkait untuk pembangunan sistem pengairan yang lebih permanen di wilayah Desa Latukan.
Kegiatan kerja bakti berjalan dengan lancar dan menjadi wujud nyata semangat gotong royong petani dalam menghadapi tantangan cuaca ekstrem.
(Oleh: Admin L)